5 Komponen Utama Pada Heat Pump

5 Komponen Utama Pada Heat Pump

5 Komponen Utama Pada Heat Pump

Heatpump merupakan sistem air conditioning yang bekerja dengan cara membalikkan arah sirkulasi refrigerant. Heat Pump bisa diaplikasikan pada sistem pemanas air dan pendingin udara dalam sebuah gedung. Agar dapat bekerja dengan normal, ada beberapa komponen penting yang terdapat dalam Heat Pump. Komponen yang diperlukan dalam sistem heat pump antara lain adalah

 

Refrigeran

Untuk memungkinkan terjadi proses pendinginan dibutuhkan bahan yang dapat diubah fasanya dari cair menjadi gas atau sebaliknya untuk mengambil panas yang berasal dari evaporator kemudian membuangnya di kondensor jual heat pump. Refrigeran memiliki syarat meliputi: tidak berbau menyengat, tidak beracun, tidak dapat meledak atau terbakar jika tercampur dengan minyak pelumas, udara, dsb. Selain itu refrigerant juga harus memiliki konduktivitas thermal yang tinggi dan memiliki panas laten penguapan besar. Refrigeran yang biasanya digunakan pada heat pump adalah R12

 

Kompresor

Komponen ini merupakan sebuah alat mekanis yang digunakan untuk menghisap refrigerant dari evaporator selanjutnya menekan refrigerant. Hal ini akan membuat tekanan dan suhu refrigerant menjadi lebih tinggi. Pompa hisap tekan atau kompresor bekerja dengan mengalirkan refrigerant ke sistem pendingin. Cara kerjanya yaitu dengan mengubah tekanan sistem agar refrigerant berpindah dari sisi yang bertekanan tinggi ke bagian yang bertekanan rendah

 

Kondensor

Kondensor merupakan tempat refrigerant untuk melepaskan kalor ke air. Kondensor merupakan alat yang berfungsi membuat kondensasi refrigerant dari kompresor bersuhu tinggi dan bertekanan tinggi. Refrigerant dalam kondensor akan melepas kalor dan kemudian diserap air. Biasanya kondensor dipasang di antara expansi valve dan kompresor. Kondensor ditempatkan di luar ruang yang sedang didinginkan untuk membuang panasnya ke luar dan selanjutnya diserap zat untuk mendinginkan refrigerant

 

Evaporator

Evaporator biasanya juga sering disebut dengan freezer, boiler, cooling coil, froster, dan chilling unit. Evaporator berfungsi untuk menyerap kalor dari udara atau benda yang ada di dalam mesin pendingin kemudian mendinginkannya. Refrigeran di evaporator akan menyerap panas benda atau zat yang hendak didinginkan. Pada dasarnya fungsi evaporator ini kebalikan dari kondensor yakni tidak membuang kalor ke udara di sekitarnya namun mengambil panas dari udara yang ada di dekatnya

 

Jika kondensor biasanya ditempatkan di luar ruang yang didinginkan, maka evaporator akan diletakkan di dalam ruang yang didinginkan. Jadi kondensor berada di sisi tekanan tinggi yakni di antara katup ekspansi dan kompresor sedangkan evaporator berada di sisi tekanan rendah yakni di antara kompresor dan katup ekspansi

 

Katup Ekspansi

Alat yang satu ini berfungsi untuk mengatur banyaknya cairan refrigerant yang masuk ke evaporator. Alat tersebut berada di antara kondensor dan evaporator. Refrigeran yang keluar kondensor memiliki tekanan dan suhu yang tinggi. Sementara itu refrigerant yang masuk ke evaporator wajib mempunyai tekanan dan suhu rendah. Oleh sebab itu, untuk menurunkan tekanan dan suhu tinggi tersebut dibutuhkan sebuah alat ekspansi